PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK REHAB GEDUNG RAWAT INAP NON JIWA KAPASITAS 20 ORANG

SOFYAN, ABU (2022) PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK REHAB GEDUNG RAWAT INAP NON JIWA KAPASITAS 20 ORANG. Skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
1. COVER Ta Abu Sofyan.pdf

Download (151kB)
[thumbnail of TANDA PENGESAHAN SKRIPSI] Text (TANDA PENGESAHAN SKRIPSI)
3. Halaman pengesahan.pdf

Download (321kB)
[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
5. Abstrak ok.pdf

Download (188kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI] Text (DAFTAR ISI)
7. DAFTAR ISI.pdf

Download (206kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
8. BAB 1 ok.pdf

Download (231kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
12. BAB V.pdf

Download (198kB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI] Text (FULL SKRIPSI)
SKRIPSI_Abu Sofyan (1500822201111) oke.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Proyek pembangunan gedung rumah sakit yang ada di Indonesia berkembang semakin cepat dan besar, maka dari itu sangat perlu adanya pengolahan data yang baik dari segi biaya, waktu dan mutunya. Pada suatu proyek pembangunan mempunyai keterbatasan akan sumber daya, baik berupa manusia, biaya, waktu, maupun alat. Maka dari itu dibutuhkannya suatu manajemen proyek mulai dari fase awal hingga fase penyelesaian atau akhir proyek.
Penambahan peralatan serta perubahan metode pelaksanaan dapat memperpendek waktu pelaksanaan proyek, akan tetapi disisi lain biaya pelaksanaan proyek akan meningkat. Dengan adanya keterbatasan tenaga kerja maka alternatif yang biasa digunakan untuk menunjang percepatan aktivitas adalah dengan penambahan jam kerja dan penambahan tenaga kerja sehingga berpengaruh pada biaya total proyek. Untuk mengetahui hal ini perlu dipelajari tentang jaringan kerja yang ada serta hubungan antara waktu dan biaya. Hal ini disebut sebagai analisis pertukaran waktu dan biaya (Time Cost Trade Off Analysis).

Untuk Time Cost Trade Off setelah didapatkan nilai cost slope dari masing- masing aktifitas, maka penekanan (kompresi) durasi proyek dilakukan pada semua aktifitas yang berada pada lintasan kritis dan dimulai dari aktifitas yang mempunyai cost slope terendah untuk penambahan 4 jam kerja (lembur).
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa dengan penambahan jam kerja (lembur) maka setiap pekerjaan bisa dilaksanakan dengan cepat dengan mengurangi durasi waktu normal.
Kata Kunci : Biaya, Waktu

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Perpustakaan Universitas Batanghari Jambi
Subjects: Teknik > Manajemen Konstruksi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil (S-1)
Depositing User: Admin A Ubh
Date Deposited: 25 Sep 2026 07:49
Last Modified: 29 Sep 2026 08:32
URI: https://repository.universitasbatanghari.ac.id/id/eprint/122

Actions (login required)

View Item
View Item