EFISIENSI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK DENGAN HIDROGEN PEROKSIDA (H2O2) DAN MEMBRAN MIKROFILTRASI

LESTARI, LILI (2026) EFISIENSI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK DENGAN HIDROGEN PEROKSIDA (H2O2) DAN MEMBRAN MIKROFILTRASI. Skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER LILI LESTARI.pdf

Download (103kB)
[thumbnail of TANDA PENGESAHAN SKRIPSI] Text (TANDA PENGESAHAN SKRIPSI)
LEMBAR PERSETUJUAN,PENGESAHAN,KEASLIAAN LILI LESTARI.pdf

Download (554kB)
[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK LILI LESTARI.pdf

Download (140kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI] Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI,GAMBAR,TABEL LILI LESTARI.pdf

Download (213kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I LILI LESTARI.pdf

Download (205kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V LILI LESTARI.pdf

Download (134kB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI] Text (FULL SKRIPSI)
FULL SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Air limbah greywater domestik merupakan air buangan yang berasal dari aktivitas rumah tangga, seperti mandi, mencuci pakaian, dan mencuci peralatan dapur, yang mengandung berbagai bahan pencemar dan berpotensi menurunkan kualitas lingkungan apabila dibuang tanpa pengolahan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi dosis hidrogen peroksida (H2O2) dan membran mikrofiltrasi terhadap penurunan kadar Biological Oxygen Demand (BOD) dan minyak dan lemak serta perubahan nilai pH pada air limbah domestik greywater. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Proses pengolahan menggunakan H2O2 30% dengan variasi dosis 3 mL, 4 mL, 5 mL, 6 mL, dan 7 mL, yang diaktivasi menggunakan sinar matahari dan dilanjutkan dengan proses mikrofiltrasi. Parameter yang dianalisis meliputi BOD, pH, serta minyak dan lemak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis H2O2 cenderung menghasilkan penurunan konsentrasi pencemar yang lebih besar. Konsentrasi BOD menurun dari 3.704,34 mg/L menjadi 1.757,37 mg/L pada dosis H₂O₂ 7 mL dengan efisiensi penurunan sebesar 52,56%. Efisiensi penurunan minyak dan lemak tertinggi juga diperoleh pada dosis H2O2 7 mL sebesar 36,9%. Parameter pH dan minyak dan lemak telah memenuhi baku mutu, sedangkan BOD masih belum memenuhi baku mutu. Dengan demikian, dosis H₂O₂ 7 mL memberikan hasil pengolahan terbaik, meskipun diperlukan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan penurunan BOD.

Kata Kunci: Air Limbah Domestik, Advanced Oxidation Processes (AOPs), Hidrogen Peroksida, Membran Mikrofiltrasi, Variasi Dosis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Perpustakaan Universitas Batanghari Jambi
Subjects: Teknik > Pengelolaan Kualitas Lingkungan
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan (S-1)
Depositing User: Admin A Ubh
Date Deposited: 20 Oct 2026 03:05
Last Modified: 20 Oct 2026 03:05
URI: https://repository.universitasbatanghari.ac.id/id/eprint/139

Actions (login required)

View Item
View Item