ANALISIS VEGETASI RUMPUT GAJAH TERHADAP UPAYA PENGENDALIAN EROSI PADA SALURAN DRAINASE MENGGUNAKAN METODE RAINFALL SIMULATOR

FEBRIANO MAUDI, IQBAL (2026) ANALISIS VEGETASI RUMPUT GAJAH TERHADAP UPAYA PENGENDALIAN EROSI PADA SALURAN DRAINASE MENGGUNAKAN METODE RAINFALL SIMULATOR. Skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
1. cover.pdf

Download (22kB)
[thumbnail of TANDA PENGESAHAN SKRIPSI] Text (TANDA PENGESAHAN SKRIPSI)
2. halaman pengesahan.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
3. abstrak.pdf

Download (81kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI] Text (DAFTAR ISI)
5. daftar isi.pdf

Download (187kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
6. bab I.pdf

Download (278kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
10. bab V.pdf

Download (107kB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI] Text (FULL SKRIPSI)
full skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Erosi pada saluran drainase jalan tol merupakan permasalahan serius yang mengancam stabilitas infrastruktur jalan. Ruas tol Bayung Lencir–Sebapo km. 26 tercatat mengalami erosi saluran drainase dengan laju mencapai 215 ton/ha/tahun, termasuk kategori tingkat bahaya erosi berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi intensitas hujan dan jarak tanam rumput gajah (Pennisetum purpureum) terhadap laju erosi, serta membandingkan efektivitasnya dengan kondisi tanpa vegetasi. Metode yang digunakan adalah eksperimental menggunakan rainfall simulator berdimensi 1 m × 1 m dengan kemiringan 25°. Variasi intensitas hujan yang diuji adalah 1, 1,5, dan 2 liter/menit, dengan jarak tanam rumput gajah 10 cm dan 25 cm, masing-masing diulang tiga kali. Laju erosi dihitung menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dan analisis statistik ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan intensitas hujan dari 1 menjadi 2 liter/menit meningkatkan laju erosi sebesar 92,6% pada kondisi tanpa vegetasi. Jarak tanam 10 cm terbukti lebih efektif dibandingkan 25 cm, dengan koefisien limpasan 34,5% pada intensitas rendah dibandingkan 82,5% pada jarak 25 cm dengan intensitas tinggi. Berdasarkan perhitungan USLE, total laju erosi dengan penanaman rumput gajah sebesar 6,033 kg/m²/jam, sedangkan tanpa vegetasi mencapai 21,23 kg/m²/jam. Penanaman rumput gajah mampu menurunkan laju erosi sebesar 70% dibandingkan tanpa vegetasi, sehingga terbukti efektif sebagai solusi bioengineering yang berkelanjutan untuk pengendalian erosi tebing saluran drainase jalan tol.

Kata kunci: rumput gajah, erosi, saluran drainase, rainfall simulator, USLE, bioengineering

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Perpustakaan Universitas Batanghari Jambi
Subjects: Teknik > Pengelolaan Kualitas Lingkungan
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Lingkungan (S-1)
Depositing User: Admin A Ubh
Date Deposited: 20 Oct 2026 03:05
Last Modified: 20 Oct 2026 03:05
URI: https://repository.universitasbatanghari.ac.id/id/eprint/143

Actions (login required)

View Item
View Item