AURORA, CHINTYA (2023) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN DALAM KELUARGA OLEH UNIT PELAYANAN PEREMPUAN DAN ANAK DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR KOTA JAMBI. Skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.
COVER CHINTYA (1).pdf
Download (55kB)
PERSETUJUAN, PENGESAHAN,PERNYATAAN.pdf
Download (50kB)
ABSTRAK CHINTYA.pdf
Download (203kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (106kB)
BAB 1.pdf
Download (260kB)
BAB V.pdf
Download (46kB)
SKRIPSI CHINTYA AURORA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (718kB)
Abstract
Chintya Aurora, 1900874201279 “Perlindungan Hukum Terhadap
Korban Tindak Pidana Pemerkosaan Dalam Keluarga Oleh Unit Pelayanan
Perempuan dan Anak di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Kota Jambi”.
Terjadinya kasus pemerkosaan dimana pelaku dan korban adalah masih
adanya hubungan kakak adik, sehingga diperlukan proses. Kasus ini dengan
adanya pengaduan dari korban, diharapkan dapat diproses sebagaimana
mestinya, agar korban akan memperoleh keadilan atas apa yang menimpa
dirinya. Hal tersebut menunjukkan harus ada perlindungan hukum bagi korban
perkosaan selama proses penyidikan di Polresta Jambi.
Tujuan penelitian adalah (1) Untuk mengetahui bentuk perlindungan
hukum terhadap korban tindak pidana pemerkosaan dalam keluarga oleh Unit
Pelayanan Perempuan dan Anak di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Kota
Jambi, (2) Untuk mengetahui kendala-kendala dalam perlindungan hukum
terhadap korban tindak pidana pemerkosaan dalam keluarga oleh Unit
Pelayanan Perempuan dan Anak di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Kota
Jambi. Pendekatan metode penelitian adalah Yuridis Empiris”. Hasil penelitian
diperoleh suatu gambaran bahwa, (1) Pelaksanaan perlindungan hukum pada
tingkat penyidikan di Polres Kota Jambi secara umum dapat dikatakan sudah
sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun masih terdapat beberapa bentuk
perlindungan hukum yang masih belum dilaksanakan sepenuhnya seperti
pendampingan oleh ahli psikologi dan rehabilitasi sosial, pemberian nasihat
hukum terhadap korban, pemberian ganti rugi, dan pemisahan dengan orang
dewasa yang masih belum terlalu efektif karena harus melakukan pemeriksaan
secara bergantian. Kemudian pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak
korban perkosaan di tingkat penyidikan menghadapi beberapa kendala
diantaranya kesulitan untuk mendapat keterangan dari korban dikarenakan
kondisi mental anak korban tersebut, masih cukup banyak masyarakat yang
keberatan untuk memberikan keterangan sebagai saksi, tidak mempunyai
penyidik anak, serta srana dan prasarana yang belum lengkap. (2) Kendala
dalam perlindungan korban pemerkosaan adalah, korban tidak mau terbuka,
sulitnya mencari saksi, kurangnya pendidikan dan pemahaman agama,
kemudian kurangnya sarana dan fasilitas yang mendukung masih. Kemudian
untuk mengatasi kendala yang dihadapi tersebut, Unit PPA Polres Kota Jambi
sudah melakukan beberapa tindakan antara lain bekerja sama dengan instasi
terkait untuk memberikan perlindungan dan pendampingan kepada anak korban
perkosaan tersebut, mendatangkan ahli psikologi untuk memulihkan mental
anak yang terganggu karena menjadi korban kasus perkosaan, serta berusaha
untuk meyakinkan saksi agar bersedia memberikan keterangan dan tidak perlu
merasa takut untuk memberikan kesaksiannya kepada penyidik.
Kata Kunci : Perlindungan Hukum - Korban Pemerkosaan – Unit PPA Polresta Jambi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Perpustakaan Universitas Batanghari Jambi |
| Subjects: | Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S-1) |
| Depositing User: | Unnamed user with email duoangso71@gmail.com |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 08:14 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 21:34 |
| URI: | https://repository.universitasbatanghari.ac.id/id/eprint/36 |
