STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI JAMBI NOMOR 44/PID.SUS-ANAK/2022/PN_JMB DALAM PERKARA PEMERKOSAAN OLEH ANAK DIBAWAH UMUR

Ehma, Umi (2023) STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI JAMBI NOMOR 44/PID.SUS-ANAK/2022/PN_JMB DALAM PERKARA PEMERKOSAAN OLEH ANAK DIBAWAH UMUR. Skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
1 COVER.pdf

Download (141kB)
[thumbnail of TANDA PENESAHAN SKRIPSI] Text (TANDA PENESAHAN SKRIPSI)
2 PENGESAAN.pdf

Download (125kB)
[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
3 ABSTRAK.pdf

Download (191kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI] Text (DAFTAR ISI)
4 DAFTAR ISI.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI] Text (FULL SKRIPSI)
Skripsi Umi Ehma NIM. 1800874201082.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisis Bagaimana Pertimbangan Hakim Pada Putusan Pengadilan Negeri Jambi Nomor 44/Pid.Sus-Anak/2022/Pn_Jmb Dalam Perkara Pemerkosaan Oleh Anak Dibawah Umur dan Bagaimana Putusan Hakim Pada Putusan Pengadilan Negeri Jambi Nomor 44/Pid.Sus-Anak/2022/Pn_Jmb Dalam Perkara Pemerkosaan Oleh Anak Dibawah Umur. Metode penelitiannya ialah yuridis normatif. Hasil penelitiannya yaitu Perbuatan terdakwa terhadap korban tetap mencocoki delik tentang perlindungan anak setidaknya pada saat dia melakukan persetubuhan pertama kali dia berada dibawah tekanan terdakwa dan perbuatan terdakwa menimbulkan trauma dan aib kepada korban dan putusan hakim sebagai produk pengadilan dalam tindak pidana pemerkosaan oleh anak sejatinya lahir dan proses yang penuh kecermatan dan kehati-hatian. Hakim dalam memutus suatu perkara senantiasa dituntut untuk mendayagunakan segenap potensi yang dimilikinya untuk mengkonstatir (menemukan fakta-fakta hukum), mengkualifisir (menemukan dan mengklasifikasikan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pokok perkara), serta mengkonstituir (menetapkan hukum dari perkara tersebut). Putusan hakim harus memuat pertimbangan hukum yang cukup dan relevan sebagai dasar dari kesimpulan dan ketelapan hakim agar tidak dikualifikasi sebagai kurang pertimbangan hukum yang menyebabkan putusan dapat dibatalkan oleh pengadilan yang lebih tinggi. Sebagai salah satu alasan (reasoning) bagi pengadilan yang lebih tinggi untuk membatalkan putusan pengadilan yang ada di bawahnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Perpustakaan Universitas Batanghari Jambi
Subjects: Hukum > Hukum Acara
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S-1)
Depositing User: Unnamed user with email duoangso71@gmail.com
Date Deposited: 09 Sep 2026 06:49
Last Modified: 11 Sep 2026 00:42
URI: https://repository.universitasbatanghari.ac.id/id/eprint/59

Actions (login required)

View Item
View Item