PENGARUH PEMBERIAN PUPUK PADAT KOTORAN WALET TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L) DI POLYBAG

ANDIKA, RANDI (2026) PENGARUH PEMBERIAN PUPUK PADAT KOTORAN WALET TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L) DI POLYBAG. Skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
01 cover.pdf

Download (131kB)
[thumbnail of TANDA PENGESAHAN SKRIPSI] Text (TANDA PENGESAHAN SKRIPSI)
02 pengesahan.pdf

Download (489kB)
[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
03 abtrak.pdf

Download (100kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI] Text (DAFTAR ISI)
04 Daftar_Isi.pdf

Download (148kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (163kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
05 BAB V.pdf

Download (195kB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI] Text (FULL SKRIPSI)
skripsi randi done.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk padat kotoran walet (guano) terhadap pertumbuhan dan kualitas bibit kakao (Theobroma cacao L.) di polybag. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Batanghari, Jambi, pada September 2025 sampai Februari 2026. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan lima taraf dosis pupuk padat kotoran walet, yaitu 0, 75, 100, 125, dan 150 g per 4 kg media tanam. Setiap perlakuan diulang tiga kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, berat kering akar, berat kering tajuk, kadar air media, luas daun total, dan Indeks Kualitas Bibit (IK). Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji DNMRT taraf 5%. Perlakuan 150 g/polybag menghasilkan nilai numerik tertinggi pada tinggi tanaman (57,31 cm), diameter batang (10,47 mm), berat kering akar (16,40 g), berat kering tajuk (79,91 g), luas daun total (199,26 cm²), dan IK (9,31). Nilai IK pada dosis 150 g/polybag tidak berbeda nyata dengan dosis 125 g/polybag (8,66). Kadar air media meningkat secara numerik seiring peningkatan dosis, tetapi seluruh perlakuan berada pada kelompok yang sama pada uji lanjut. Secara umum, dosis 125–150 g/polybag memberikan respons pertumbuhan dan kualitas bibit kakao yang paling baik pada kondisi penelitian ini.
Kata Kunci: bibit kakao, guano, indeks kualitas bibit, pupuk organik, kotoran walet.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Perpustakaan Universitas Batanghari Jambi
Subjects: Teknik > Pengelolaan Kualitas Lingkungan
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi (S-1)
Depositing User: Editor1 EU1 Unbari
Date Deposited: 16 Sep 2026 10:01
Last Modified: 16 Sep 2026 11:33
URI: https://repository.universitasbatanghari.ac.id/id/eprint/84

Actions (login required)

View Item
View Item