Mutiah, Meisya (2024) PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR RUPIAH, DAN LABA BERSIH TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SUB-SEKTOR KOSMETIK DAN KEPERLUAN RUMAH TANGGA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2022. Skripsi thesis, Universitas Batanghari Jambi.
01 COVER.pdf
Download (113kB)
LEMBAR PENGESAHAN SKRIPSI MEISYA MUTIAH.pdf
Download (4MB)
02 ABSTRAK.pdf
Download (135kB)
03 DAFTAR ISI.pdf
Download (107kB)
04 BAB I.pdf
Download (290kB)
05 BAB V.pdf
Download (102kB)
SKRIPSI MEISYA MUTIAH 2000861201226.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, dan laba bersih terhadap harga saham perusahaan subsektor kosmetik dan perlengkapan rumah tangga yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016–2022, secara simultan dan parsial. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah persamaan regresi linier berganda. Anaylis data dilakukan melalui beberapa tahapan analisis data, antara lain sebagai berikut: (1) Uji normalitas, (2) Uji multikolinearitas, (3) Uji heteroskedastisitas, (4) Uji autokorelasi, (5) Persamaan regresi linier berganda, (6) Statistik uji hipotesis dengan uji F, uji T, dan uji Koefisien Determinasi.
Populasi penelitian ini adalah perusahaan yang bergerak di subsektor kosmetik dan peralatan rumah tangga di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2022, dengan menggunakan teknik purposive sampling, diperoleh 4 perusahaan yang memenuhi kriteria dalam penelitian ini, yaitu sebagai berikut: (1) PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), (2) PT Akasha Wira International Tbk (ADES), (3) PT Mustika Ratu Tbk (MRAT), dan (4) PT Mandom Indonesia Tbk (TCID).
Perusahaan subsektor kosmetik dan penggunaan rumah tangga merupakan bagian dari salah satu sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang bergerak dalam bidang produksi kosmetik, wewangian, perawatan rambut, produk makanan dan minuman, produk perawatan rumah, dan produk perawatan
Model analisis regresi linier berganda untuk melakukan pengujian hipotesis. Berdasarkan SPSS hasil, persamaan model analisis regresi linier berganda yang diperoleh adalah Y = 21,693 + 1,24X1– 1,196X2 + 0,261X3. Berdasarkan hasil uji F, nilai F yang dihitung adalah 3,312 dan nilai tabel F adalah 3,010 sehingga hasilnya adalah 3,312 > 3,010 dan nilai signifikan 0,037 kurang dari. 0,05, sehingga dapat dikatakan bahwa inflasi, nilai tukar rupiah, dan laba bersih secara signifikan dan bersama-sama mempengaruhi harga saham. Sedangkan berdasarkan hasil uji T, variabel inflasi menunjukkan t hitung 0,380 dengan nilai signifikan 0,707, variabel nilai tukar rupiah menunjukkan t hitung -0,235 dengan nilai signifikan 0,816, variabel laba bersih menunjukkan t hitung 2,833 dengan nilai signifikan 0,009, yang berarti variabel inflasi dan nilai tukar rupiah tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, Sedangkan variabel laba bersih berpengaruh signifikan terhadap harga saham.
Kesimpulannya, nilai R Kuadrat sebesar 29,3% dari variabel harga saham dapat dijelaskan oleh 3 variabel independen yaitu inflasi, nilai tukar rupiah, dan laba bersih. Sedangkan 70,7% sisanya dijelaskan oleh variabel selain inflasi, nilai tukar rupiah, dan laba bersih.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Perpustakaan Universitas Batanghari Jambi |
| Subjects: | Ekonomi dan Bisnis > Manajemen Keuangan |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Manajemen (S-1) |
| Depositing User: | Admin A Ubh |
| Date Deposited: | 31 Oct 2026 08:21 |
| Last Modified: | 31 Oct 2026 08:21 |
| URI: | https://repository.universitasbatanghari.ac.id/id/eprint/242 |
